Hobby Makan Borong Siomay Pinggir Jalan yang Sepi Akibat Pandemi

Kirim stiker yuk..
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Masih di Kota Jakarta, seperti biasa Hobby Makan selalu mencari pedagang-pedagang pinggir jalan yang layak untuk diborong. Kali ini malam hari, sekitar pukul 21.00 WIB, lokasinya di depan menara Jakarta atau di depan Marketing Gallery, Jalan Trembesi Raya, ada ibu-ibu penjual Siomay Bandung.

Meski sudah malam si ibu masih semangat berjualan. Harga per porsi siomay yang ia jual hanya Rp10 ribu. Isinya banyak sekali, mulai dari tahu, siomay ikan, kentang, kol, telur, pare dan lain-lain. Rasanya pun ternyata enak. Kuah kacangnya berasa khas, campurannya juga pas.

Ibu penjualnya bercerita sudah berjualan sejak pukul 14.00 WIB. Sampai malam hari dagangannya belum juga habis. Ketika Bang Evan dan Mami Tiwi datang bersama kawan-kawan, siomaynya masih cukup banyak tersisa. Sejak pandemi Covid-19 melanda, si Ibu memang harus lebih sabar dalam berjualan. Tidak mudah untuk menghabiskan semua dagangannya dalam waktu singkat. Paling malam ia harus pulang ke rumah sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam satu hari ia biasanya membawa sekitar 50 porsi siomay. Ia terlihat sangat senang dan bersyukur ketika dagangannya habis diborong Hobby Makan. Sudah tiga tahun si Ibu berjualan siomay di pinggir jalan.

Dagangannya ternyata bukan milik sendiri, melainakan ada bos sebagai pemodal. Selain mengambil upah jualan, ia juga membantu memasak siomay yang akan dijual pada pagi harinya. Usai diborong habis, si ibu lantas membagi-bagikan siomay gratis untuk para pengemudi ojek online (ojol) yang kebetulan banyak mangkal di sana.

Untuk sahabat Hobby Makan, nantikan terus kisah atau cerita dari Hobby Makan selanjutnya. Selalu ingat bahwa yang baik-baik selalu datang dari Allah SWT dan yang kurang baik selalu datang dari diri kita sendiri. Sampai jumpa!(tim)

Kirim komentar

Terima kasih telah membaca Hobbymakan.asia.

Dapatkan informasi terkini, inspirasi dan insight di email sahabat.

To Top