Kolaborasi Musisi Beda Negara dan Benua, Possimiste X Harry Koi!

Drumer asal Bandung Harry Koi dan penyanyi pop fantasi dari Islandia Possimiste.
Kirim stiker yuk..
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1

Kesenian dan dunia kreatif seolah tak pernah dibatasi oleh jarak dan waktu. Itulah yang dirasakan drummer asal Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia Harry Pangabdian Maulana Yusuf atau biasa disapa Harry Koi.

Ia baru saja menyelesaikan project kolaborasi dengan salah satu penyanyi pop fantasi dari Negara Islandia, Eropa bernama Possimiste. Harry Koi adalah drummer yang tergabung dalam beberapa band dan sudah mengisi sedikitnya di 12 band lokal di kota kembang.

Sebut saja di antaranya Under The Big Bright Yellow Sun, Trou, The Triangle, Diocreatura, Ansaphone, Spaceandmissile, Arch of Cinema, Helmproyek dan Suarahgaloka musik. Selain itu ia juga merupakan pemain Handpan dan perkusionis di Balaruna, Orokaya The Rhythm of Sunda dan Huma.

Selain bermain musik, Harry Koi juga aktif sebagai seniman di beberapa ranah seni pertunjukan. Ia juga pernah tampil dalam pertunjukan/festival di beberapa negara seperti India, New Zealand, Malaysia, Australia, Belanda, Belgia dan Swedia.

Kolaborasinya dengan Possimiste berawal saat temannya di Balaruna Daniv Veryana yang memiliki hubungan baik dengan Possimiste pada saat tur ke Indonesia pada 2019 silam. Dalam rangkaian turnya di Indonesia saat itu, Possimiste mengajak Balaruna untuk berkolaborasi dalam pertunjukannya di Bandung. Di situlah menjadi awal pertemuan Possimiste dan Harry Koi.

Setelah itu, pada tahun 2020, Harry Koi mendapatkan lagi panggilan dari Possimiste yang saat itu sedang berada di New York, Amerika Serikat. Possimiste mengajak Harry merekam setiap intuisi dari permainan drumnya untuk album terbaru Possimiste bertajuk ‘Youniverse’ yang dirilis pada 25 Juni 2021.

Possimiste mengaku melihat bakat yang luar biasa dari Harry dan hasrat sejati untuk musik sejak saat pertama kali bertemu dan menyaksikannya secara langsung di atas panggung. Dari sana Possimiste menyadari bahwa ia benar-benar ingin energi yang sama terekam dalam album terbarunya.

Possimiste melanjutkan, sekitar setahun kemudian ia kembali berkesempatan duduk di studio, mendengarkan Harry merekam drum di Indonesia. Dari situ ia merasa itulah detak jantung yang dibutuhkan oleh lagu-lagunya.

Seperti diketahui, Possimiste adalah seorang “Lucid Dreamer” yang membawakan musik yang didengarnya dalam mimpinya ini menjadi kenyataan. Itu menjelaskan mengapa musiknya memiliki kualitas untuk dibawa pendengar pergi ke beberapa kebahagiaan musik pop dunia lain.

Setelah menerbitkan single pertamanya dari album debut, Possimiste kemudian melakukan tur ke Amerika Serikat, Indonesia dan Eropa. Ia sempat memenangkan penghargaan artis wanita terbaik dari stasiun radio Islandia X977 “Sykurmolinn”. Possimiste juga dinobatkan sebagai salah satu artis paling menarik dan menjanjikan di kancah musik Islandia saat ini.

Pada 25 Juni 2021 Possimiste merilis album debutnya yang telah lama ditunggu-tunggu dengan tajuk “Youniverse” dan dapat di akses melalui www.possimiste.com juga kanal digital streaming lainnya. Album ini menampilkan hasil kolaborasi di lagu-lagu Possimiste berjudul Lefundur Mars, Red Balloons, dan Freefall dengan musisi Indonesia, Harry Koi pada drum.

Saat ini Possimiste dan Harry Koi sedang mencari kemungkinan lain dari kolaborasi ini. Seperti mencari label di Indonesia atau beberapa negara lainnya yang mungkin tertarik untuk merilis album mereka.

Nah seperti apa hasil karya musisi beda negara dan benua ini. Sahabat bisa dengarkan melalui www.possimiste.com serta kanal digital streaming lainnya. Atau untuk mengetahui perkembangan kolaborasi dua seniman ini, kalian bisa ikuti Instagram mereka di @harrykoi_ dan @possimiste.(tim)

Kirim komentar

Terima kasih telah membaca Hobbymakan.asia.

Dapatkan informasi terkini, inspirasi dan insight di email sahabat.

To Top